BALI DAN KEUNIKANNYA SELAYANG PANDANG(LANJUTAN 3)

Kumpulan-kumpulan tulisan Dharma Wacana oleh Singgih Ida Pedanda Gede Made Gunung
Post Reply
User avatar
Ida Pedanda Gunung
Posts: 2508
Joined: Wed Jan 09, 2013 3:44 pm

BALI DAN KEUNIKANNYA SELAYANG PANDANG(LANJUTAN 3)

Post by Ida Pedanda Gunung » Sun Jan 05, 2014 7:18 am

BALI DAN KEUNIKANNYA SELAYANG PANDANG (LANJUTAN 3)

Tokoh yang terakhir ini datang ke Bali berkisar antara abad ke XV/XVI, Beliau sangat menghormati pendahulunya, sehingga konsep apa yang ditanamkan oleh pendahulunya Beliau melanjutkan dan memperkaya lagi dengan sebuah konsep Padma, sehingga kita mengenal bangunan ( pelinggih ) Padmasana.

Kedatangan Beliau ke Bali membawa misi:

"tetap menegakan ajaran agama Hindu di pulau yang kecil ini, dengan menata kehidupan orang Bali yang belum ditata oleh pendahulunya".

Sehingga sampai sekarang banyak sekali Tempat Suci tempat memuja Beliau, yang posisi pura itu kebanyakan di tepi pantai, tak ubahnya seperti memagari pulau bali ini, ( Baca lontar Dwijendratattwa.)

Jadi ketiga tokoh inilah yang menata Bali dengan sangat apik dan rapi sehingga Hindu bisa bertahan ada sampai jaman Globalisasi sekarang ini, tidak terlepas pula dari tokoh yang lain yang mungkin datang terlebih dahulu, namun pada saat ini kita akan fokus pada perjuangan tiga tokoh ini. Suatu hal yang yang penting kita harus pahami dan praktikan cara berpikir Beliau-Beliau itu adalah;

Menghormati hasil karya pendahulunya, dan melanjutkan serta menambah dengan tidak merusak yang telah ada sebelumnya. Walaupun rentang waktu keberadaan Beliau-Beliau itu sangat panjang sekali, namun pemikiran yang amat berlian itu telah tercermin ada di jaman yang belum ada computer.

Dari hasil karya Beliaulah muncul julukan - julukan untuk Bali antara lain; Bali Pulau Dewata, Bali Pulau Seribu Pura, Bali Pulau Sorga, Bali pulau Damai dsb. Maka dari itulah kita sekarang yang paling bertanggung jawab untuk dapat melestarikan hasil karya leluhur kita itu.

Setelah kita mati secara pelan-pelan, maka konsep kehidupan yang damai sangat banyak berserakan di pulau Bali ini, yang mana semua itu adalah hasil karya Beliau-Beliau tadi. Untuk itu marilah kita pahami dan kita hayati pelan pelan pula agar Bali bisa bertahan ajeg dapat dinikmati oleh anak, cucu kita nanti. Saya sendiri sering bertanya kepada diri saya sendiri dengan pertanyaan seperti ini; UNTUK APA KAU MEYAKINI IDA DANG HYANG DWIJENDRA SEBAGAI LELANGITMU?

Jawaban inilah yang sedang saya cari, dan untuk menjawab inipun tidak bisa minta iawaban kepada orang lain. Pertanyaan seperti inilah membangkitkan perasaan saya lebih mencintai Bali dalam artian yang luas. Mudah-mudahan saudara- saudara juga mau menanyakan diri saudara sendiri dengan pertanyaan seperti itu dan menjawabnya sendiri.

1.4. BALI DENGAN AGAMA HINDUNYA, BUDAYANYA, SENINYA, ADATNYA MENYERUPAI TELOR. (bersambung).

Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest