Satu Lagi, Pandita banyuwangi Dilantik

Kumpulan-kumpulan Dharma Wacana Ida Pedanda Gede Made Gunung dalam bentuk Video / Audio / Foto dan artikel-artikel media tulis tentang Ratu Peranda dari berbagai sumber media.
Post Reply
User avatar
Admin
Admin
Posts: 213
Joined: Mon Jan 07, 2013 4:28 pm
Location: Bali

Satu Lagi, Pandita banyuwangi Dilantik

Post by Admin » Mon Apr 15, 2013 3:26 pm

Umat Hindu Banyuwangi kembali memiliki satu pandita. Setelah menunggu setahun lebih, Ida Pandita Bopo Giri Dharma Arsa resmi dilantik menjadi wiku atau pandita di Banyuwangi, Minggu (16/11) kemarin. Peresmian ditandai dengan upacara mapulang lingga dipimpin Ida Pandita Nabe Gede Made Gunung di Pura Giri Waseso Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.

Upacara langka ini dihadiri ratusan umat Hindu Banyuwangi dan sejumlah perwakilan pejabat dari Bali. Sebelumnya, Ida Pandita Bopo Giri Dharma Arsa mengabdi di Pasraman Yogadiparama, Gianyar, Bali. Mantan pemangku di Pura Giri Waseso ini menjadi pandita setelah diajukan dan didukung pengurus PHDI setempat.

Upacara mapulang lingga kemarin adalah rangkaian perjalanan Ida Pandita Bopo untuk menjadi wiku secara penuh. Akhir Oktober 2007 lalu, Ida Pandita madiksa di hadapan Ida Pandita Nabe Gede Made Gunung di Pasraman Yogadiparama. Kemudian awal 5 Januari 2008 dilanjutkan ritual nggilinggihang weda. “Hari ini, Ida Pandita resmi menjadi pelayan umat di Banyuwangi, sekaligus di Jawa Timur,” kata Ida Pedanda Gede Made Gunung.

Dalam ceramahnya, Ida Pedanda Gede Made Gunung berpesan kepada umat Hindu di Jawa agar memberi dukungan kepada Ida Pandita Bopo yang baru dilantik. “Hadirnya pandita harus menjadi pendorong tumbuhnya surga di Jawa, ini juga tonggak bangkitnya Hindu di Nusantara,” tegas Pedanda Made Gunung.

Umat diminta memberikan hak bagi pandita. Salah satunya, memberikan fasilitas untuk melakukan yadnya dalam skala apapun. Seluruh umat juga diwajibkan melindungi para pandita dalam kehidupan beragama.

Kepada pandita, Ida Pandita Made Gunung berpesan agar menghindari komersialisasi yadnya. Menurutnya, banyak yang salah tafsir terkait kewajiban pandita. “Jangan pernah kecewa ketika menjadi pandita tetapi jarang muput karya dan mendapat sesari,” tegasnya.

Ida Pandita Bopo akan tinggal di Griya Giri Dharma Santi, Purwoharjo sekaligus mendidik sejumlah pemuda dalam bidang upakara. Untuk mendukung pengetahuan filosofi agama, Ida Pandita akan dimasukkan Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Klaten, Jawa Tengah yang membuka kelas di Banyuwangi.

Ketua PHDI Kabupaten Banyuwangi I Wayan Artha, Amk. mengatakan bertambahnya pandita di Banyuwangi akan membantu peningkatan sradha umat Hindu Banyuwangi yang jumlahnya mencapi 40.000 jiwa. Jumlah itu tersebar di 24 kecamatan yang memiliki 123 pura.

(Sumber: Bali Post)

Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest