Dharma Gosana Bali Gelar ''Paruman Agung'' di Pura Taman Ayu

Kumpulan-kumpulan Dharma Wacana Ida Pedanda Gede Made Gunung dalam bentuk Video / Audio / Foto dan artikel-artikel media tulis tentang Ratu Peranda dari berbagai sumber media.
Post Reply
User avatar
Admin
Admin
Posts: 213
Joined: Mon Jan 07, 2013 4:28 pm
Location: Bali

Dharma Gosana Bali Gelar ''Paruman Agung'' di Pura Taman Ayu

Post by Admin » Mon Apr 15, 2013 3:38 pm

SEKDA.JPG
SEKDA.JPG (87.21 KiB) Viewed 7592 times
Pedanda Siwa-Buda se-Bali dan Lombok yang tergabung dalam Dharma Gosana Bali, Sabtu (6/10) kemarin, menggelar Paruman Agung Dharma Gosana Bali di Pura Taman Ayun Mengwi. Paruman yang dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali bertepatan dengan wuku bala tersebut, hadiri oleh Sekda Bali I Nyoman Yasa mewakili Gubernur Bali, Bupati/Wali Kota, PHDI Bali, Bupati Badung A.A. Gde Agung, S.H., Ketua DPRD Badung Gede Adnyana, penglingsir Puri se-Bali dan undangan lainnya.

Sekda Bali I Nyoman Yasa saat membacakan dharma wacana Gubernur Bali menyampaikan berbagai kejadian yang menimpa bangsa dewasa ini seperti bencana alam dan penyebaran virus flu burung, sangat memprihatinkan semua pihak. Oleh karena itu, umat diharapkan menyikapi kejadian ini dengan arif dan bijaksana. Salah satunya dengan melakukan mulat sarira dan selalu ingat dengan ajaran sastra-sastra agama.

Ketua PHDI Bali Ida Pedanda Gede Made Gunung mengharapkan paruman ini dapat menghasilkan persamaan persepsi khususnya terkait pelaksanaan upacara Sawa Wedana dan Asti Wedana dalam upacara Pitra Yadnya, karena hal ini harus disesuaikan dengan dresta, sima dan ketah di masing-masing desa pakraman di Bali. Oleh karena itu, sastra-sastra agama tetap dipakai sebagai patokan dalam memecahkan suatu permasalahan yang dihadapi.

Ida Pedanda Gede Made Gunung menekankan Agama Hindu dibangun melalui sastra-sastra dan yoga oleh para wiku. Oleh karena itu, sastra-sastra agama harus dipakai tuntunan atau pedoman di dalam melaksanakan upacara yadnya. Selain itu, diharapkan Dharma Gosana Bali terus memberikan pembinaan-pembinaan kepada umat, sehingga adat budaya yang dilandasi oleh ajaran dan sastra Agama Hindu tetap ajeg.

Ketua Dharma Gosana Kabupaten Badung Ida Pedanda Gde Kekeran Pemaron menyampaikan paruman agung yang diikuti para Ida Pedanda Siwa-Buda se-Bali dan Lombok ini rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali bertepatan dengan wuku Bala. Paruman ini bertujuan untuk membahas berbagai permasalahan atau aturan-aturan yang dihadapi para umat di dalam melaksanakan upacara yadnya. Selain itu, untuk menyamakan persepsi dari lontar-lontar yang ada, agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penafsiran-penafsiran. Paruman berlangsung sehari dan diikuti oleh 400 sulinggih dan tapini yang berasal dari Bali dan Lombok.

(Sumber: Bali Post)

Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest