FUNGSI UANG KEPENG/JINAH BOLONG DALAM UPACARA YADNYA

Dharma Tula ini merupakan arsip diskusi, rembug atau temu wicara tentang ajaran Agama Hindu dengan Singgih Ida Pedanda Gede Made Gunung.
Post Reply
LUH AYU SHRI DEWI
Posts: 1
Joined: Tue Feb 16, 2016 6:57 pm

FUNGSI UANG KEPENG/JINAH BOLONG DALAM UPACARA YADNYA

Post by LUH AYU SHRI DEWI » Tue Feb 16, 2016 7:13 pm

AUM SVASTYASTU,
Perkenalkan saya Luh Ayu Shri Dewi, mahasiswi semester akhir Program Studi Cina, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Saya ingin menanyakan mengenai fungsi dan peranan uang kepeng Cina atau yang lebih sering disebut jinah bolong di Bali dalam upacara panca yadnya. Hal ini terkait dengan alih fungsi uang logam Cina kuno tersebut yang sebelumnya sebagai uang kartal menjadi sarana upacara di Bali setelah adanya uang Belanda dan Rupiah yang menggantikan fungsi alat tukarnya.
Pertanyaan saya:
1. Apa saja fungsi uang kepeng dalan upacara panca yadnya di Bali? Mohon dijabarkan.
2. Seberapa pentingkah penggunaan uang kepeng dalam upakara tersebut?
3. Apakah uang kepeng Cina dapat digantikan dengan uang kepeng Bali/uang kepeng Jawa atau bahkan uang Rupiah yang kita gunakan saat ini?
4. Menurut pengalaman dan pengetahuan Ratu Peranda, apakah penggunaan uang kepeng tersebut hanya digunakan oleh umat Hindu di Bali sajakah? Atau ada daerah lain juga yang menggunakannya sampai saat ini?
5. Adakah lontar, upanisad, maupun susastra Hindu lainnya yang menyebutkan tentang keharusan penggunaan uang kepeng dalam ritual keagamaan? Mungkin Ratu dapat memberikan kutipan dan maknanya?

Demikian pertanyaan saya. Sekiranya mohon Ratu Peranda dapat menjelaskannya dengan terperinci agar saya yang papa ini dapat memperoleh pencerahan. Semoga Ratu Peranda sekeluarga selalu dalam keadaan sehat dan damai selalu. Suksma. :)
AUM Shanti, Shanti, Shanti AUM.

Depok, 16 Februari 2016

Luh Ayu Shri Dewi

User avatar
Ida Pedanda Gunung
Posts: 2508
Joined: Wed Jan 09, 2013 3:44 pm

Re: FUNGSI UANG KEPENG/JINAH BOLONG DALAM UPACARA YADNYA

Post by Ida Pedanda Gunung » Mon Feb 29, 2016 6:57 am

Om Swastiastu.
Maaf saya tidak dapat menulis terlalu terperinci di forum ini, sebab banyak pertanyaan yg saya terima dan semua perlu jawaban, apa lagi saya baru bisa ngasi jawaban karena selam ini saya ada di luar negeri. Fungsi uang kepeng di dalam upacara agama HIndu di Bali ada beberapa; 1. Sebangai sesari ini maknanya Neptu (urip). 2, sebagai pengganti dari Panca Datu (untuk pedagingan). 3. Sebagai simbul angka 0 windu (dlm Kwangen), itu yang saya tau. Uang kepeeng yg digunakan tdk harus uang cina, boleh uang yg lain asal mengandung panca datu, bentuk bundar. Sekarang di Bali sudah biasa menggunakan uang kepeng cetakan di Kamasan Klungkung. Setau saya setiap ada upacara agama menggunakan banten sebagai sarana pokok sudah pasti menggunakan uang kepeng. Lontar yg menunjuk harus menggunakan uang kepeng cina, sampai sekarang belum saya temui. Terima kasih.

Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests